DUTA SUMBAR

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Rabu, 06 Mei 2026

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq Edukasi Warga Sumbar Agar Tidak Salah Gunakan Lampu Hazard

SUMBAR | Upaya membangun kesadaran berlalu lintas kembali ditegaskan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat melalui edukasi publik terkait penggunaan lampu hazard di persimpangan jalan, Kamis, 6 Mei 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Dirlantas Polda Sumbar dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang tidak hanya patuh aturan, tetapi juga mengedepankan keselamatan bersama di jalan raya.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa penggunaan lampu hazard saat berhenti di lampu merah merupakan kebiasaan yang keliru dan perlu segera diluruskan.

Menurutnya, masih banyak pengendara yang menganggap menyalakan hazard saat berhenti di persimpangan adalah bentuk kehati-hatian, padahal justru dapat membingungkan pengguna jalan lain.

Ia menjelaskan, lampu hazard sejatinya diperuntukkan bagi kendaraan dalam kondisi darurat, seperti mogok di jalan, mengalami gangguan teknis, atau situasi berbahaya yang memerlukan perhatian khusus dari pengendara lain.

Ketika digunakan di lampu merah atau perempatan, fungsi utama lampu sein menjadi hilang, sehingga arah pergerakan kendaraan tidak dapat terbaca dengan jelas oleh pengendara di sekitarnya.

Hal inilah yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di titik-titik persimpangan yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi.

Dirlantas Polda Sumbar juga mengingatkan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan disiplin.

Melalui kampanye visual yang disebarkan, masyarakat diajak memahami perbedaan mendasar antara lampu hazard dan lampu sein sebagai alat komunikasi antar pengendara.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Dalam aturan tersebut, setiap pengendara diwajibkan menggunakan lampu isyarat sesuai dengan arah pergerakan kendaraan, bukan menggantinya dengan hazard dalam kondisi normal.

Selain itu, penggunaan lampu hazard yang tidak sesuai juga dapat dikenakan sanksi tilang karena termasuk pelanggaran terhadap aturan lalu lintas.

Dirlantas Polda Sumbar terus mendorong pendekatan edukatif kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Sumatera Barat.

Melalui pendekatan humanis, diharapkan pesan keselamatan dapat diterima dengan baik dan menjadi kebiasaan baru yang lebih tertib di jalan raya.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengajak seluruh pengendara untuk tidak mengikuti kebiasaan yang salah, meskipun terlihat umum dilakukan.

Ia menegaskan bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan berkendara dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Kesadaran kolektif ini dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan tertib di seluruh wilayah Sumatera Barat.

Dirlantas Polda Sumbar berharap edukasi yang terus dilakukan dapat menjadi pengingat kuat bagi masyarakat untuk selalu menggunakan lampu kendaraan sesuai fungsinya.

Catatan Redaksi: Polri melalui Dirlantas Polda Sumbar terus mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis dalam membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas, sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan raya.

TIM RMO

Selasa, 05 Mei 2026

Dirlantas Sumbar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Kapolri sebagai Wujud Loyalitas dan Pengabdian

SUMBAR | Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas kepemimpinan yang terus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, Selasa 5 Mei 2026

Ucapan tersebut disampaikan melalui media sosial resmi Dirlantas Sumbar dengan tampilan visual yang menggambarkan sosok Kapolri di tengah aktivitas pelayanan kepolisian, menghadirkan nuansa kedekatan antara pimpinan dan jajaran di lapangan

Dalam narasi yang disampaikan, Dirlantas Sumbar menekankan bahwa dedikasi tanpa henti menjadi landasan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sejalan dengan semangat pengabdian Polri untuk negeri

Momentum ulang tahun Kapolri menjadi refleksi bagi seluruh anggota kepolisian, khususnya di Sumatera Barat, untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang tulus dan profesional

Dirlantas Sumbar turut menyampaikan doa agar Kapolri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam memimpin institusi Polri menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks

Ucapan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga mencerminkan rasa bangga atas kepemimpinan yang telah membawa perubahan signifikan dalam tubuh Polri menuju arah yang lebih modern dan humanis

Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi menuju Polri Presisi terus digaungkan, termasuk di bidang lalu lintas yang kini semakin mengedepankan pendekatan edukatif dan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat

Dirlantas Sumbar berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik di jalan raya, mulai dari pengaturan arus lalu lintas hingga edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat secara berkelanjutan

Kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan

Melalui momentum ini, Dirlantas Sumbar menegaskan pentingnya soliditas dan kebersamaan dalam menjalankan tugas, sehingga setiap tantangan dapat dihadapi dengan semangat kolektif yang kuat

Harapan besar disampaikan agar kepemimpinan Kapolri terus membawa inovasi dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang dipercaya publik

Redaksi mencatat bahwa ucapan ini menjadi simbol kuat hubungan antara pimpinan dan jajaran di daerah, sekaligus mempertegas komitmen Dirlantas Sumbar untuk terus hadir dengan pelayanan humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

TIM RMO

Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq Bangun Keteduhan Hati Anggota Lewat Bintal Rohani yang Penuh Makna

SUMBAR | Di tengah dinamika tugas yang menuntut ketegasan dan ketelitian tinggi, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menghadirkan ruang teduh melalui kegiatan Bimbingan Mental dan Rohani (Bintal Rohani), sebagai upaya memperkuat fondasi batin setiap personel, Rabu, 5 Mei 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi momentum berharga untuk merawat sisi terdalam seorang anggota Polri yang kerap berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat di lapangan.

Di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, pembinaan ini dirancang menyentuh dimensi spiritual, emosional, sekaligus moral, sehingga terbentuk pribadi anggota yang lebih utuh.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekhusyukan, terlihat dari keseriusan para personel yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sikap tertib dan penuh perhatian.

Ceramah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mengalir lembut, mengajak setiap peserta untuk kembali merenungi makna tugas dan tanggung jawab yang diemban.

Kombes Reza menempatkan nilai keikhlasan sebagai inti dari setiap pengabdian, karena dari sanalah lahir sikap tulus dalam melayani masyarakat.

Ia meyakini bahwa polisi lalu lintas bukan hanya representasi aturan di jalan raya, tetapi juga cerminan wajah kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh publik.

Melalui pendekatan yang lebih menyentuh hati, pembinaan ini diharapkan mampu membentuk karakter anggota yang tidak hanya disiplin, tetapi juga penuh empati.

Di sela kegiatan, tampak interaksi yang cair antara pimpinan dan anggota, menciptakan suasana kekeluargaan yang memperkuat kebersamaan.

Bintal Rohani ini juga menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi diri, memperbaiki sikap, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas.

Pendekatan spiritual dinilai mampu menjadi penyeimbang di tengah tekanan kerja yang kerap dihadapi personel di lapangan.

Dengan hati yang tenang, setiap anggota diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dan proporsional.

Doa bersama yang dipanjatkan menjadi simbol harapan, agar setiap langkah pengabdian selalu berada dalam lindungan dan petunjuk.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas bahwa pembinaan mental tidak bisa dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dirlantas Sumbar terus berkomitmen membangun kultur kerja yang sehat, berlandaskan nilai moral dan etika yang kuat.

Kombes Reza juga menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas kepolisian.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat lahir dari sikap jujur, konsisten, dan penuh tanggung jawab.

Pembinaan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi membangun institusi yang lebih humanis.

Dengan jiwa yang kuat dan hati yang bersih, personel Dirlantas diharapkan mampu menjadi pelindung sekaligus pengayom yang dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.

Langkah ini menjadi gambaran nyata bahwa kekuatan Polri tidak hanya terletak pada kewenangan, tetapi juga pada nilai kemanusiaan yang hidup dalam setiap anggotanya.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

TIM RMO

Senin, 04 Mei 2026

Dirlantas Sumbar Edukasi Cara Aman Gunakan HP Saat Kondisi Mendesak

SUMBAR | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang merambah seluruh aspek kehidupan masyarakat, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat kembali mengingatkan pentingnya fokus saat berkendara melalui kampanye edukatif bertajuk keselamatan berlalu lintas, yang menyoroti bahaya penggunaan handphone di jalan raya, Rabu (05/05/2026).

Kampanye ini menjadi bagian dari langkah strategis Dirlantas Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi oleh faktor kelalaian manusia, khususnya akibat distraksi penggunaan perangkat digital saat berkendara.

Dalam visual edukasi yang disebarluaskan, terlihat pesan kuat “Fokus di Jalan, Bukan di Layar” yang menjadi inti dari ajakan kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam kebiasaan berbahaya menggunakan handphone saat berada di balik kemudi.

Kombes Pol Reza CAS menegaskan bahwa penggunaan handphone saat berkendara dapat meningkatkan risiko kecelakaan hingga empat kali lipat lebih besar, sebuah fakta yang tidak bisa dianggap sepele oleh para pengguna jalan.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas seperti chatting, menerima telepon, bermain media sosial, hingga menonton video, merupakan bentuk distraksi yang secara signifikan mengalihkan perhatian pengendara dari kondisi jalan.

Menurutnya, dalam hitungan detik saja, kelengahan dapat berujung pada kecelakaan fatal yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya yang tidak bersalah.

Dirlantas Polda Sumbar juga menyoroti dampak nyata dari penggunaan handphone saat berkendara, mulai dari kehilangan kendali kendaraan, meningkatnya potensi tabrakan, hingga risiko cedera serius bahkan kematian.

Lebih jauh, Kombes Pol Reza CAS mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari kepedulian sosial terhadap sesama pengguna jalan.

Dalam pendekatan humanisnya, ia menekankan bahwa setiap pengendara memiliki keluarga yang menunggu di rumah, sehingga keselamatan harus menjadi prioritas utama di atas segala kepentingan lainnya.

Sebagai solusi, Dirlantas Polda Sumbar memberikan sejumlah tips aman berkendara, seperti mengaktifkan mode senyap sebelum berkendara agar tidak terganggu notifikasi yang masuk.

Selain itu, penggunaan perangkat hands-free dianjurkan jika dalam kondisi darurat harus menerima panggilan, meskipun tetap disarankan untuk menghindari komunikasi selama berkendara.

Jika memang diperlukan menggunakan handphone, pengendara diminta untuk menepi terlebih dahulu di tempat yang aman, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri dan orang lain.

Kombes Pol Reza CAS juga menekankan bahwa budaya disiplin dalam berlalu lintas harus dibangun dari kesadaran diri, bukan semata karena adanya penegakan hukum.

Ia menyebutkan bahwa transformasi perilaku pengendara menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

Kampanye ini tidak hanya bersifat imbauan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi edukasi berkelanjutan yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda yang sangat akrab dengan teknologi digital.

Dirlantas Polda Sumbar berharap pesan yang disampaikan melalui media visual ini dapat menyentuh kesadaran emosional masyarakat, sehingga mampu mengubah kebiasaan buruk menjadi perilaku yang lebih aman.

Kombes Pol Reza CAS kembali mengingatkan bahwa satu detik kelengahan dapat membawa dampak yang sangat fatal, sehingga setiap pengendara harus benar-benar menjaga fokus selama berada di jalan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan adalah investasi jangka panjang yang tidak ternilai harganya, dan tidak boleh dikorbankan hanya karena hal-hal sepele seperti notifikasi atau pesan singkat.

Melalui kampanye ini, Dirlantas Polda Sumbar ingin menanamkan bahwa jalan raya adalah ruang publik yang harus dijaga bersama, bukan tempat untuk bereksperimen dengan risiko.

Dengan konsistensi edukasi yang dilakukan, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat dapat ditekan secara signifikan, serta tercipta budaya tertib berlalu lintas yang lebih kuat.


Catatan Redaksi:

Keselamatan berlalu lintas adalah cerminan kepedulian terhadap sesama. Apa yang dilakukan Dirlantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat melalui edukasi yang menyentuh sisi kemanusiaan. Disiplin di jalan adalah bentuk nyata menjaga kehidupan.

TIM RMO

Sabtu, 02 Mei 2026

Kapolres AKBP Agung Tribawanto Ucapkan Selamat Hardiknas, Pendidikan Bangun Generasi Berdaya Saing

PASAMAN BARAT | Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa di Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (02/05/2026). Peringatan ini tidak hanya menjadi simbol seremonial tahunan semata, tetapi juga momentum strategis untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Nilai-nilai pendidikan terus digaungkan sebagai kekuatan utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran yang sangat vital dalam membentuk kepribadian generasi muda yang unggul dan berdaya saing di masa depan. Menurutnya pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual semata tetapi juga menanamkan nilai moral, etika, dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang tertib dan berbudaya.

Dalam suasana penuh makna peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini Polres Pasaman Barat mengedepankan pendekatan humanis dalam menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat luas. Pendekatan ini dilakukan melalui komunikasi yang persuasif dan menyentuh sisi emosional masyarakat sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

AKBP Agung Tribawanto juga menilai bahwa pendidikan merupakan proses panjang yang tidak dapat dipisahkan dari pembentukan karakter individu dalam kehidupan bermasyarakat. Karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial harus ditanamkan sejak dini agar mampu menciptakan generasi yang sadar hukum dan memiliki etika yang baik. Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan berkelanjutan.

Melalui momentum ini Polres Pasaman Barat terus mendorong generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Para pelajar diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan kedisiplinan di tengah masyarakat. Dengan demikian budaya positif akan tumbuh secara alami dan berkelanjutan.

Kegiatan edukasi yang dilakukan juga dikemas secara menarik dan relevan dengan perkembangan zaman sehingga mampu menarik perhatian generasi muda. Pendekatan kreatif menjadi salah satu strategi utama dalam menyampaikan pesan pendidikan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Polres Pasaman Barat percaya bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh institusi pendidikan semata tetapi juga melibatkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter. Kolaborasi ini harus terus diperkuat demi masa depan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut AKBP Agung Tribawanto juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga pendidik yang telah memberikan dedikasi terbaiknya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berkualitas. Dedikasi mereka menjadi inspirasi bagi semua pihak dalam membangun masa depan bangsa.

Polres Pasaman Barat terus berupaya menghadirkan inovasi dalam mendukung dunia pendidikan melalui berbagai program yang bersifat edukatif dan inspiratif. Program-program tersebut dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata. Dengan demikian manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Semangat Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Polres Pasaman Barat berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Harapannya masa depan bangsa akan semakin cerah dengan hadirnya generasi yang berkualitas.


Catatan Redaksi:

Momentum Hari Pendidikan Nasional menegaskan bahwa Polri hadir sebagai penggerak edukasi masyarakat dengan pendekatan humanis, membangun generasi berkarakter sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

TIM RMO

Demi Alam Lestari, Warga Solok Selatan Dukung Polri Tertibkan Tambang Ilegal dan Kembangkan WPR

SOLOK SELATAN | Maraknya aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan di berbagai wilayah Sumatera Barat, khususnya di Solok Selatan, menjadi perhatian serius masyarakat. Kerusakan lingkungan, pencemaran aliran sungai, serta terganggunya keseimbangan alam secara nyata berdampak pada kehidupan warga di sekitar lokasi pertambangan.

Kondisi ini turut dirasakan oleh masyarakat di Balun, Solok Selatan. Warga menilai bahwa aktivitas tambang ilegal bukan hanya merusak alam, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup generasi mendatang yang sangat bergantung pada kelestarian lingkungan.

Salah seorang warga Balun, Sutan Syah Alam, menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengapresiasi langkah tegas aparat kepolisian dalam menindak aktivitas tambang ilegal yang selama ini meresahkan masyarakat.

“Kami warga Balun Solok Selatan mengapresiasi upaya Polri dalam memberantas tambang ilegal yang merusak lingkungan. Langkah ini sangat penting demi menjaga alam dan melindungi masyarakat dari dampak buruk kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan tambang ilegal tidak hanya menyebabkan kerusakan alam, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial serta membahayakan keselamatan warga yang tinggal di sekitar lokasi pertambangan.

Ia menilai, tidak layak bagi siapa pun melakukan aktivitas yang merugikan lingkungan dan masyarakat. Karena itu, penegakan hukum terhadap pelaku tambang ilegal merupakan langkah yang tepat dan perlu dilakukan secara konsisten.

Sutan Syah Alam juga menyampaikan dukungan masyarakat Balun terhadap pengembangan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Provinsi Sumbar sebagai solusi legal bagi masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor pertambangan.

Menurutnya, dengan adanya WPR, aktivitas pertambangan dapat berjalan sesuai aturan, terpantau, serta tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

“Kami mendukung WPR sebagai solusi yang tertib dan legal. Dengan aturan yang jelas, masyarakat tetap bisa bekerja tanpa merusak lingkungan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman kerusakan akibat tambang ilegal.

Melalui kesempatan tersebut, Sutan Syah Alam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam serta mendukung upaya aparat dalam memberantas tambang ilegal.

“Kami menegaskan dukungan terhadap segala bentuk penindakan tambang ilegal yang dilakukan aparat. Ini adalah langkah nyata untuk menjaga lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Sumbar,” tutupnya.

TIM

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq Tegaskan Edukasi Sebagai Pondasi Utama Keselamatan Berlalu Lintas

SUMBAR | Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei kembali menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa dalam memperkuat komitmen mencerdaskan kehidupan masyarakat, Jumat (02/05/2026). Peringatan ini tidak hanya menjadi milik dunia pendidikan semata, melainkan juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor strategis termasuk institusi kepolisian dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab. Nilai-nilai pendidikan terus digaungkan sebagai pondasi utama bangsa yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual tetapi juga menyentuh aspek moral, etika, serta kedisiplinan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Momentum ini pun menjadi pengingat kuat bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam membangun masa depan bangsa yang lebih tertib, aman, dan berbudaya.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat yang dinamis dan terus berkembang. Menurutnya kesadaran berlalu lintas tidak hadir secara instan melainkan melalui proses pembelajaran panjang yang harus ditanamkan sejak usia dini secara konsisten dan berkelanjutan. Nilai disiplin yang diajarkan sejak kecil akan melekat kuat dalam diri seseorang dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari di jalan raya. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas yang masih menjadi perhatian bersama.

Dalam suasana penuh makna peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini Dirlantas Sumbar terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap langkah edukasi kepada masyarakat luas. Upaya ini dilakukan dengan menyentuh langsung kesadaran publik melalui komunikasi yang persuasif, komunikatif, serta mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun kedekatan emosional antara aparat kepolisian dengan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga keselamatan bersama di jalan raya. Dengan demikian pesan keselamatan dapat tersampaikan secara utuh dan mampu membentuk kesadaran kolektif yang berkelanjutan.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq juga menilai bahwa pendidikan bukan hanya soal capaian akademik semata tetapi merupakan proses pembentukan karakter yang utuh dan berkelanjutan dalam kehidupan seseorang. Karakter disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial harus ditanamkan sejak dini agar mampu membentuk pribadi yang sadar hukum serta beretika ketika berada di ruang publik khususnya di jalan raya. Hal ini sejalan dengan nilai luhur ajaran Ki Hajar Dewantara yang menekankan pentingnya keteladanan dalam proses pendidikan. Pendidikan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masyarakat yang tertib serta membangun budaya keselamatan yang kokoh dan berkelanjutan.

Melalui berbagai program edukasi lalu lintas yang terus digencarkan Dirlantas Sumbar aktif menyasar kalangan pelajar di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang terarah. Para pelajar didorong menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan membawa pesan keselamatan kepada keluarga serta masyarakat sekitar secara luas dan berkesinambungan. Program ini tidak hanya bersifat seremonial tetapi dirancang sebagai gerakan edukatif yang memiliki dampak nyata dalam kehidupan sosial masyarakat. Kesadaran kolektif diharapkan tumbuh dari lingkungan pendidikan sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat terbentuk secara alami dan mengakar kuat.

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan juga dikemas secara menarik, kreatif, serta edukatif agar mudah diterima oleh generasi muda dengan pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman. Dirlantas Sumbar memanfaatkan berbagai metode komunikasi interaktif guna menanamkan nilai keselamatan sejak dini secara efektif dan berkelanjutan. Pendekatan ini menjadi strategi penting dalam menjawab tantangan era digital yang menuntut inovasi dalam penyampaian pesan kepada masyarakat. Dengan demikian pesan keselamatan tetap hidup, relevan, dan mampu membentuk pola pikir yang lebih sadar serta bertanggung jawab.

Dirlantas Sumbar percaya bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan keamanan, ketertiban, serta keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan dan menyeluruh. Dengan menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama maka kesadaran tersebut akan tumbuh secara kolektif dan membentuk budaya disiplin yang kuat di tengah masyarakat. Hal ini menjadi investasi jangka panjang bagi keselamatan bangsa serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut Kombes Pol Reza juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah berkontribusi besar dalam membangun karakter generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya guru memiliki peran yang sangat vital dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga berintegritas tinggi dan memiliki kesadaran hukum. Dedikasi para pendidik menjadi inspirasi bagi semua pihak termasuk kepolisian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang sadar hukum dan tertib berlalu lintas.

Dirlantas Sumbar terus berupaya menghadirkan inovasi dalam edukasi publik khususnya dalam bidang keselamatan berlalu lintas yang semakin kompleks di era modern saat ini. Berbagai program berbasis teknologi mulai dikembangkan guna menjangkau masyarakat secara lebih luas, cepat, dan efektif dalam penyampaian pesan keselamatan. Hal ini menjadi bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman yang menuntut pendekatan lebih kreatif dan inovatif dalam edukasi publik. Dengan demikian pesan keselamatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat baik di perkotaan maupun di wilayah pelosok daerah.

Semangat Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat kuat bahwa pembangunan bangsa dimulai dari kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Dirlantas Sumbar berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas. Kolaborasi antara pendidikan dan kepolisian akan terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang tertib, aman, dan berbudaya. Harapannya masa depan bangsa akan semakin baik dengan lahirnya generasi yang disiplin dan bertanggung jawab.

Catatan Redaksi:

Momentum Hari Pendidikan Nasional menegaskan bahwa Polri melalui Dirlantas Polda Sumbar hadir sebagai penggerak edukasi masyarakat dengan pendekatan humanis, membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari pengabdian nyata kepada masyarakat—Polantas Sumbar rancak bana untuk masyarakat.

TIM RMO


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi