Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta Tegaskan Taman Lalu Lintas Jadi Pondasi Melahirkan Anak-Anak Disiplin dan Sadar Keselamatan - DUTA SUMBAR

Kamis, 02 Juli 2026

Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta Tegaskan Taman Lalu Lintas Jadi Pondasi Melahirkan Anak-Anak Disiplin dan Sadar Keselamatan

SUMBAR | Komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pelayanan keamanan, tetapi juga melalui pembangunan karakter generasi penerus bangsa. Hal tersebut kembali ditegaskan Kapolda Sumatera Barat Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta saat memimpin peletakan batu pertama pembangunan Taman Lalu Lintas di TK Kemala Bhayangkari 1 Cabang Pimstaf Padang, Kamis (2 Juli 2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata Polda Sumbar dalam menghadirkan sarana edukasi yang mampu menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, patuh terhadap aturan, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Barat, para Pejabat Utama Polda Sumbar, jajaran Bhayangkari, serta sejumlah tamu undangan yang memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa pembangunan Taman Lalu Lintas bukan sekadar menghadirkan fasilitas belajar, melainkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Menurut Kapolda Sumbar, pendidikan mengenai disiplin dan keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari kebiasaan positif yang terus melekat hingga dewasa. Dengan demikian, kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh secara alami dalam kehidupan masyarakat.

Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta menjelaskan bahwa keberadaan Taman Lalu Lintas akan menjadi media pembelajaran yang interaktif, sehingga anak-anak dapat memahami berbagai rambu, tata cara berkendara yang aman, serta pentingnya menghormati hak pengguna jalan lainnya melalui metode belajar yang sesuai dengan usia mereka.

Kapolda Sumbar juga menekankan bahwa keberhasilan membangun budaya keselamatan berlalu lintas tidak dapat dilakukan oleh Polri seorang diri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara kepolisian, sekolah, Bhayangkari, keluarga, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat agar pendidikan karakter dapat berjalan secara berkesinambungan.

"Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi seluruh pihak akan menjadi kunci dalam membentuk generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan," ujar Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta.

Pada kesempatan itu, Kapolda Sumbar turut memberikan apresiasi kepada Bhayangkari, khususnya TK Kemala Bhayangkari 1 Cabang Pimstaf Padang, atas inisiatif menghadirkan fasilitas edukasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan karakter anak-anak sejak usia dini.

Kapolda berharap pembangunan Taman Lalu Lintas dapat berjalan sesuai rencana dan nantinya dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus inspiratif bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat.

Ia juga berharap keberadaan fasilitas tersebut mampu menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya untuk mengembangkan pendidikan keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari pembentukan karakter anak, sehingga lahir generasi yang taat aturan, disiplin, peduli sesama, dan menghargai keselamatan.

Usai sambutan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan tali asih secara simbolis oleh Kapolda Sumbar Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta, kemudian dilaksanakan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan Taman Lalu Lintas di lingkungan TK Kemala Bhayangkari 1 Cabang Pimstaf Padang.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan pembangunan Taman Lalu Lintas merupakan bentuk komitmen nyata Polda Sumbar bersama Bhayangkari dalam mendukung pendidikan karakter melalui pembelajaran keselamatan berlalu lintas yang humanis dan mudah dipahami anak-anak.

Menurutnya, fasilitas tersebut tidak hanya mengenalkan aturan lalu lintas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta semangat saling menghormati sebagai bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembangunan Taman Lalu Lintas menjadi cerminan bahwa Polri untuk Masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui langkah-langkah nyata yang menyentuh dunia pendidikan. Dengan membangun karakter anak sejak dini, Polda Sumbar berharap dapat melahirkan generasi yang sadar hukum, berbudaya tertib berlalu lintas, serta mampu menjadi pelopor keselamatan bagi lingkungan sekitarnya.

Polri hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengabdian. Melalui edukasi, pelayanan, dan kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat, Polri terus berkomitmen membangun generasi yang disiplin, taat hukum, serta mewujudkan budaya keselamatan demi terciptanya kehidupan yang aman, tertib, dan harmonis.

TIM RMO

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda